percayakah kamu?
dunia dibangun dari gaya aksi reaksi. keduanya tak saling meniadakan. bekerja pada benda yang berbeda. namun bekerja dalam satu garis lurus yang sama. peraturan contohnya. pun ia butuh pelanggaran untuk tetap ada. adanya pelanggaran bukan membuat si peraturan ciut dan hilang namun membuatnya semakin berarti.
satu hal lainnya yang berjalan berdasarkan hukum aksi reaksi.
KARMA.
percayakah kamu pada karma?
sebaiknya, ya. saya habis mengalaminya. berhari-hari dalam situasi hati yang datar dan absurd. saya tidak bahagia pun tidak senang. momen seperti ini menuntut filsuf mini dalam otk saya ini berpikir. merenung. mengevaluasi segala kejadian yang terjadi beberapa hari terakhir ini. semuanya berjalan begitu cepat. hanya sekelebat. hanya sekedip mata. dan tiba-tiba suatu yang saya sangka awal, kini adalah akhir.
tidak, tidak, ini bukan hal lain. ini masih tentang KARMA. ya. saya terbiasa mengakhiri sesuatu begitu cepat. sepihak. hal yang sama dilakukan seseorang kepada saya. saya terbiasa tidak mengindahkan keberadaan orang lain. hal yang sama dilakukan seseorang kepada saya. saya terbiasa diam tak peduli saat ada yang merengek. hal yang sama dilakukan seseorang kepada saya.
hal ini mengantarkan saya kepada sebuah pemahaman tiba-tiba. ini KARMA. bumerang. senjata makan tuan. aksi reaksi ini mengikat saya erat. saya tak bisa kabur. saya tak mau kabur. saya tahu ini akan terjadi. cepat. lambat. pasti terjadi.
saya tak akan menghindar. sesuatu seperti ini terlalu indah untuk dilewatkan. berada dalam keadaan hati yang datar nan absurd bukan pilihan yang baik bagi saya. saya lebih memilih terjun dalam konflik. atau bahagia sekalian. dalam kadar yang jelas. bukan mengambang di tengah-tengah.
satu hal yang sering saya ucapkan :
saya benci orang yang mirip saya
saya tahu buruknya saya. dan saya tidak mau diperlakukan seburuk saya memperlakukan orang lain. egois? memang.
namun saya lebih memilih karma terjadi. biar hukum alam melucuti kesombongan saya. KARMA = teman bukan lawan.
sepercaya inikah kamu kepada karma?
aku mirip kamu kan?
Komentar oleh azizah — Oktober 31, 2008 @ 2:58 am
tidak
karena saya tak mengenal karma sebaik kamu mengenalnya..
Komentar oleh titstots — November 2, 2008 @ 2:42 am
@azizah
that’s why sometimes i hate you. hehe.
@titstots
percayalah!
Komentar oleh dpdpdp — November 2, 2008 @ 4:27 pm
i believe it . saya sudah berulang kali kena men .
Komentar oleh pepew — November 10, 2008 @ 8:49 am
dp, ak jga sering loh, benci ama orang yg mirip aku. i hate that feeling. but.. that’s what i feel.
Komentar oleh ael — November 15, 2008 @ 7:17 am
ya ampuun depe..
aku pun benci sm orang yang mirip aku, krn aku g suka keburukan aku..g benjetz deh..
dan aku percaya banget ma KARMA [pengalaman pribadi].
Komentar oleh ditdot — Desember 25, 2008 @ 7:24 am